PENATAAN PRODUK XII KD

  KD3.13 PENATAAN TEMPAT KERJA 

               10 Cara Membuat Ruang Kantor Kecil Terlihat Luas Nan Nyaman - Artikel Sewa  Kantor CBD 


SEKOLAH        :  SMK MUHAMMADIYAH 2 NGAWI

GURU MAPEL :  HABIBAH, SE

KELAS               :  XII BDPP

 

3.14  Menerapkan kebersihan area  kerja dan produk drink, food,  fresh dan kosmetik di supermarket, fashion dan sport

 

4.14  Membersihkan area kerja  dan produk drink, food, fresh dan kosmetik di supermarket, fashion dan sport

 

TUJUAN PEMBELAJARAN                               

1.      Peserta didik dapat menjelaskan pengertian penataan tempat kerja

2.      Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis lingkungan kerja

3.      Peserta didik dapat menjelaskan kondisi tempat kerja

4.      Peserta didik dapat menjelaskan cara menjaga kebersihan lingkungan kerja

5.      Peserta didik dapat menyusun langkah-langah penataan tempat kerja

6.      Peserta didik dapat menerapkan penataan dan menjaga kebersihan tempat kerja

 

A.      PENGERTIAN PENATAAN  TEMPAT KERJA

Penataan tempat kerja diartikan sebagai kegiatan mengatur dan menyimpan barang dan alat kerja di tempat yang semestinya agar tidak mengganggu proses kerja. Pengaturan barang dan alat kerja di tempat yang tepat akan meminimalisasi waktu pengambilan barang, pada saat barang atau alat kerja tersebut di butuhkan. Kita bias bayangkan, jika penempatan barang atau alat kerja di suatu toko atau perusahaan tidak di atur dengan baik dan benar, banyak sekali waktu yang terbuang hanya untuk mencari barang yang diperlukan karena suit ditemukan.

Lingkungan kerja merupakan lingkungan dimana para karyawan melaksanakan tugas dan pekerjaan sehari-hari yang berpengaruh terhadap kegiatan karyawan dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya terhadap aspek yang mempengaruhi lingkungan kerja. Aspek tersebut antara lain pelayanan karyawan, kondisi kerja dan hubungan karyawan di dalam lingkungan kerja.

B.       JENIS LINGKUNGAN KERJA

a.         Lingkungan Kerja yang Dipengaruhi oleh Faktor Fisik

Lingkungan ini berhubungan dengan kondisi fisik tempat kerja, misalnya ruangan yang luas atau sempit.

b.        Lingkungan Kerja yang Dipengaruhi oleh Faktor Non Fisik

Lingkungan ini berhubungan dengan interaksi sosial, baik antar teman sekerja, dengan atasan maupun dengan karyawan yang berbeda jenis pekerjaannya.

C.      KONDISI TEMPAT KERJA

Kondisi tempat kerja dipengaruhi dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain :

1.         Pengaturan Penggunaan Warna

Warna merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi efektifitas kerja pegawai. Warna dinding ruangan kerja, alat-alat perlengkapan kerja dan mesin-mesin akan mempengaruhi keadaan jiwa seseorang termasuk karyawan. Pemilihan warna yang tepat dapat menunjang dan berperan dalam meningkatkan semangat dan gairah kerja karyawan, selain itu warna juga penting untuk penerangan dan penglihatan karyawan.

 

Warna yang digunakan dalam ruang kerja, hendaknya warna-warna yang dingin atau lembut, misalnya warna krem, abu muda dan hijau muda karena warna tersebut tidak menyilaukan mata dan tidak tajam. Sedangkan warn putih adalah warna netral yang sering digunakan secara umum karena memberukan kesan ruang yang sempit menjadi tampak luas dan bersih serta membantu pekerjaan yang memerlukan ketelitian.

 

Pada lingkungan tempat kera, untuk warna disarankan sebagai berikut :

a.       Plafon (langit-langit) dan bagian atas tembok di cat dengan warna muda pastel.

b.      Bagian bawah tembok dan tempat-tempat peralatan dengan warna yang lebih tua

c.       Lingkungan mesin-mesin dengan warna kontras

d.      Selain warna, komposisi warna pun harus diperhatikan karena komposisi warna yang salah akan mengganggu pemandangan sehingga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau kurang menyenangkan. Sedangkan komposisi warna yang serasi akan menimbulkan keindahan dan semangat bekerja bagi para karyawan.

2.         Pengaturan Kelembaban dan Suhu Udara

Kelembaban dan suhu udara yang cukup terutama dalam ruang kerja sangat diperlukan, apalagi jika ruangan kerja sempit. Pertukaran udara yang cukup dapat meningkatkan kesegaran fisik para kartawan. Sebaliknya, pertukaran udara yang kurang akan menimbulkan kelelahan dari para karyawan. Supaya pertukaran udara cukup, maka yang perlu diperhatikan adalah ventilasi. Ventilasi udara yang cukup dapat dapat menimbulkan pertukaran udara yang baik, namun ventilasi yang terlalu banyak dapat dapat menimbulkan embusan angin yang terlalu kuat, sehingga akan banyak karyawan yang jatuh sakit.

3.         Pengaturan Penerangan

Penerangan merupakan faktor yang sangat penting untuk diperhatikan. Penerangan bukan saja terbatas pada listrik atau lampu, tetapi juga pada penerangan matahari. Ruang kerja yang membutuhkan penerangan lampu, maka ada hal-hal yang perlu diperhatikan, yaitu biaya dan pengaruh lampu terhadap karyawan. Penerangan yang terlalu banyak akan membuat rasa panas sehingga akan menimbulkan rasa gelisah bagi karyawan, tetapi sebaliknya penerangan yang kurang membuat karyawan akan cepat mengantuk dan  kemungkinan pekerjaan banyak yang keliru. Lampu yang cocok untuk penerangan ruang kerja adalah lampu-lampu fluorescent (neon).

4.         Pengendalian Suara Bising

Suara sangat menentukan produktivitas kerja karyawan. Banyak karyawan yang tidak dapat bekerja dengan baik, jika lingkungan tempat kerja gaduh dan ramai. Bunyi rebut atau kebisingan perlu dipertimbangkan oleh organisasi, karena dapat mengganggu ketenangan kerja. Selain itu, juga menganggu kesehatan pegawai terutama pada bagian pendengaran. Dalam mengatasi kebisingan, diperlukan pengaturan dan pengendalian suara untuk menjaga agar kepekaan karyawan tetap dalam kondisi baik.

5.         Penyediaan Berbagai fasilitas yang Dibutuhkan Karyawan

Fasilitas yang dimaksud di sini adalah benda-benda atau hal-hal yang dapat memperlancar pegawai atau karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya. Tersedianya fasilitas, akan membuat pekerjaan karyawan berjalan dengan baik tanpa mengalami hambatan. Organisasi perlu mengusahakan adanya fasilitas yang baik, meliputi :

a.         Lay out perkantoran, pengaturan mebel-mebel dan alat kantor

b.        Penerangan cukup

c.         Ditiadakannya suara-suara yang tidak perlu

d.        Ventilasi secukupnya

e.         Kamar kecil, tempat parkir kendaraan, serta tempat pembuangan sampah.

D.      MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN KERJA

Setiap organisasi harus selalu menjaga kebersihan lingkungan, karena kebersihan akan berpengaruh terhadap kesehatan. Lingkungan kerja yang bersih, dapat menimbulkan rasa senang sehingga dapat mempengaruhi seseorang untuk bekerja lebih giat dan lebih semangat.

 

1.         Keuntungan Lingkungan Kerja yang Baik

*        Berkurangnya resiko kecelakaan dan cedera

*        Mewujudkan tenaga kerja yang sehat dan produktif

*        Tempat kerja lebih nyaman dan aman

*        Meminimalisir waktu yang terbuang untuk mencari perkakas, materiil, dan peralatan.

2.         Akibat Lingkungan Kerja yang Buruk

*        Tempat kerja atau ruangan kerja yang padat

*        Kesulitan mencari perkakas, materiil, dan peralatan

*        Dapat menimbulkan stress

PERTEMUAN 16

Anak-anak pertemuan 16 ini kita bahas KD 3.13 tentang penataan tempat kerja. Di dalam maple penataan produk yang dibahas tidak hanya display atau penataan produk dan pengetahuan tentang produk, tetapi pengetahuan tentang PENATAAN TEMPAT KERJA juga perlu diperhatikan, karena PENATAAN TEMPAT KERJA YANG BAIK juga berpengaruh terhadap kinerja karyawan yang pada akhirnya akan berpengaruh positif terhadap keberhasilan prusahaan atau toko. Jadi, jika suatu saat nanti anak-anak terjun di dunia kerja atau pun anak-anak menjadi seorang pengusaha, tidak hanya masalah pekerjaannya yang diperhatikan tetapi PENATAAN TEMPAT KERJANYA uga diperhatikan AGAR KERJANYA NYAMAN, MENYENANGKAN DAN HASILNYA SESUAI DENGAN YANG KITA HARAPKAN. Bismillah, Selamat membaca, tolong betul-betul dipahami setiap ilmu pengetahuan siapa tahu nanti bermanfaat untuk kalian. Aamiin. Tetap semangat, okeyyyy. 

 

E.      PENATAAN TEMPAT KERJA

Atmosfer ruangan toko dirancang semenarik dan senyaman mungkin untuk menciptakan efek tertentu pada pembeli. Atmosfer adalah istilah yang berhubungan dengan bagaimana para manajer dapat mengatur dan menata tempat kerja mulai dari desain bangunan, ruang interior, tata ruang lorong-lorong, lantai, dinding, bau ruangan, warna dan suara agar dapat mempengaruhi persepsi dan psikologis konsumen terhadap suasana toko yang menarik dan nyaman.

 

Penataan atau pengaturan lingkungan kerja adalah pengaturan penerangan temapt kerja, pengontrolan terhadap suara gaduh dalam pabrik, pengontrolan terhadap udara, pengaturan kebersihan tempat kerjadan pengaturan tentang keamanan kerja.

1.      Menata dan Mengatur Posisi Barang

Penatan barang (display) yang baik akan menciptakan ruangan yang indah dan rapi. Berikut aturan yang harus dipenuhi jika menata barang.

a.    Menata Barang tanpa Rak

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam display tanpa rak :

*   Tempatkan floor display pada lorong rak yang tdak berisi barang beresiko, sehingga tidak mudah tersenggol saat pengunjung berlalu-lalang.

*   Lebar floor display jangan melebihi panjang jangkaun tangan, karena menyulitan konsumen saat ambil barang.

*   Gunakan alas palet agar barang tidak rusak dan memudahkan saat membersihkan lantai

*   Penataan barang menurut kelompok barang, misalnya kelompok sabun, alat kebersihan, dan lainnya.

b. Menata barang Menggunakan Rak

     Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam display menggunakan rak :

*   Samakan lebar papan shelving dari rak atau jarak tiap hook dari rak gantung toko. Jika harus menggunakan rak shelving dengan ukuran yang berbeda, tempatkan rak tersebut pada sisi yang tidak menganggu arus pengunjung.

*   Gunakan warna rak yang bertema, seragam, senada atau memiliki tema tertentu sesuai dengan brand toko. Hindari penggunaan warna lebih dari tiga warna.

*   Menata barang sesuai SOP baik ukuran, harga, warna dan lainnya.

*   Menata menurut bentuk barang, misalnya bentuk botol di tata tegak, bentuk kotak vertikal maka di tata vertical, jika bentuk kotak horizontal maka di tata horizontal.

2.      Menjaga Kebersihan

Menciptakan ruangan yang rapi dan menarik tidak bias lepas dari pengelolaan kebersihan. Pengelolaan dan penjadwalan kebersihan yang rutin untuk setiap bagian-bagiannya.

Membersihkan area ruangan toko dan tempat kerja (mini market atau supermarket) meliputi hal berikut :

a.       Area Luar (Teras)

Lahan parker harus bebas dari sampah dan genangan. Jika ada produk promo yang di display di luar toko pastikan kondisinya selalu bersih.

b.      Area Dalam Minimarket atau Supermarket

Rak minimarket dan produk yang dipajang harus dipastikan bersih. Apabila ada produk yang rusak atau bocor, sebaiknya segera dipisahkan, dan dibersihkan rak, lantau dan produk yang terimbas kebocoraan tersebut. Lantai, kaca, computer, meja kasir dan sebagainya harus dipastikan bersih.

c.       Area Kasir

Area ini harus dijaga kebersiahannya terutama meja kasir, karena area ini temapt transaksi antara kasir dan pembeli.

d.      Area Gudang

Gudang perlu penanganan khusus untuk masalah kebersihan, karena berhubungan dengan kondisi barang dan kualitas barang di tempat penyimpanan.

e.       Area Toilet

Pelayanan akan kebersihan tidak hanya di ruangan toko tetapi kebersihan toilet juga harus diperhatikan.

f.       Area Toko

Area toko dengan nuansa brand yang khas dan unik akan menarik perhatian dan mudah diingat oleh konsumen. Desain toko yang unik dan menarik akan menjadi ciri khas dan berbeda dengan toko yang lain.

 

PERTEMUAN 17

Anak – anak, pertemuan 17 membahas tentang penataan tempat kerja, tolong materinya di baca dan dipahami siapa tahu nanti bermanfaat untuk kalian. Entah kalian menjadi seorang karyawan atau pengusaha pasti suatu saat nanti membutuhkan pengetahuan tentang penataan tempat kerja dan pengelolaan kebersihan lingkungan. Dan ilmu ini bias diterapkan di rumah juga, misalnya kalian mau menata kamar, ruang tamu, dapur dan ruangan yang lain agar tampak indah, menarik dan bersih. Selamat belajar ria, tetap semangat ya ….


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENATAAN PRODUK XII KD3.15 STOCK FLOOR atau PERSEDIAAN BARANG

PENATAAN PRODUK XII KD.17 EVALUASI TAMPILAN PENATAAN PRODUK

Perencanaan Bisnis X BDP 1